• 10 October 2021
  • RSNS Admin
  • 0

Social Anxiety Disorder

Apa itu Social Anxiety Disorder?

Suatu kondisi kesehatan mental kronis ketika interaksi sosial menyebabkan kecemasan irasional. Social Anxiety Disorder (SAD) atau dalam Bahasa Indonesia dikenal dengan Gangguan Kecemasan Sosial, berbeda masalah “orang pemalu” biasa. Orang-orang biasanya mengalami rasa malu dan tidak nyaman, terutama jika berada dalam situasi baru atau dengan orang yang tidak dikenal. Namun, umumnya dapat ditoleransi setelah melakukan pemanasan dan bersantai seiring berjalannya waktu. Berbeda dengan sifat pemalu orang dengan Social Anxiety Disorder kurang dapat mentoleransi keadaan tersebut, mereka hampir tidak mungkin merasa santai dalam lingkungan sosial sepanjang waktu. Orang dengan Social Anxiety Disorder tentunya memiliki kesulitan dalam menjalani kehidupan mereka karena perasaan cemas dan takut yang berlebihan saat berinteraksi sosial. Masalah ini juga merupakan gangguan kesehatan mental ketiga paling umum yang mempengaruhi sebanyak 10 juta orang di Amerika.

Gejala?

  • Individu takut pada satu atau lebih situasi sosial atau kinerja di mana dihadapkan pada kemungkinan pengawasan oleh orang lain.
  • Paparan situasi sosial menyebabkan kecemasan yang intens
  • Ketakutan atau kecemasan di luar proporsi ancaman aktual yang ditimbulkan oleh situasi sosial
  • Penghindaran, antisipasi cemas, atau tekanan mengganggu fungsi sosial, akademis, atau pekerjaan seseorang secara signifikan

Penyebab?

  1. Genetik dan biologis
  2. Kondisi medis tertentu
  3. Obat-obatan tertentu
  4. Trauma dan stress
  5. Faktor jenis kelamin
  6. Jenis kepribadian

Selamat Hari Kesehatan Mental Sahabat Nurussyifa, dalam pekan ini kita dihimbau untuk bersama-sama menjaga kesehatan mental . Mari jaga kesehatan mental bersama  dengan melakukan pemeriksaan secara rutin di Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa RSU Nurussyifa setiap hari Senin-Kamis pukul 15.00-17.00 WIB.